Mengintip Keunggulan Forklift Hyster Utility Series

0

                                             Lutfhi Rachman, Sales Representative PT DSL Indonesia

PT DSL Indonesia, agen forklift Hyster di tanah air, memperkenalkan sekaligus melaunching forklift Hyster Utility Series kepada pelanggannya di ajang Manufacturing 2019 yang diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran beberapa waktu lalu.

Forklit Utility Series hadir dalam beberapa kelas, yakni kelas 1,5 ton dan kelas 3 ton. Alat angkat ini merupakan produk forklift besutan Hyster-Yale Maximal Materials Handling Co..Ltd (HY Maximal).

Di temui Indonesia Tyre Magazine di sela-sela pameran berlangsung, Lutfhi Rachman, Sales Representative PT DSL Indonesia menjelaskan beberapa keunggulan yang dimiliki Hyster UT Series ini. Pertama, forklift ini menggunakan mesin Yanmar dari Jepang, meskipun forkliftnya diproduksi di China.

Kedua, dari sisi design cabin. Cabinnya yang luas memungkinkan operator dapat mengoperasikan alat dengan leluasa. Ketiga, dasboardnya sudah digitalized. Berbagai informasi terkait kondisi dan performa alat bisa dipantau di dasboardnya. Informasi yang bisa terpantau mencakup fuel, overheat dari radiator, hot atau cool, perawatan, kelistrikan dan working hoursnya.

Seperti Hyster tipe lain yang sudah lama dipasarkan PT DSL di tanah air, forklift Hyster UT ini sudah menggunakan transmisi matic.

Lufthi menjelaskan bahwa forklift UT Series ini akan menyasar perusahaan-perusahaan yang jam operasioanalnya terbatas atau low operational di mana perusahaan-perusahaan ini mengoperasikan alatnya tidak lebih dari satu kali dalam sehari. “Forklift ini lebih spesifik karena pemakaiannya tidak boleh lebih dari dua shift. Makanya kami focus pasarkan forklift tipe ini ke perusahaan-perusahaan yang pekerjaannya hanya satu shift,”ujarnya.

Tapi meski demikian, DSL beri kesempatan dan kelaluasaan kepada pelanggannya untuk operasikan alat sampai dua shift. Tapi tidak boleh lebih dari dua shift. “Kami menyarankan agar dalam setahun pemakaiannya tidak boleh lebih dari 1500 jam,”pungkasnya.

Selain karena penggunaannya sangat spesifik, dari sisi harga juga, forklift Hyster UT Series ini jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan forklift tipe yang sama yang diproduksi di Negara lain. Makanya segmen yang mau disasar Hyster UT ini lebih ke industry-industri kecil, pergudangan-pergudangan kecil. “Segmen kita lebih ke arah sana,”tambahnya lagi.

Dari total demand forklift Tahun 2020 sebanyak 7700 unit, DSL Indonesia berharap bisa menguasai market share sekitar 5 persen. DSL Indonesia ingin mempertahankan penjualan Tahun 2019 yang mencapai 200 unit. Penjualan ini sudah mencapai 95 persen dari target yang dipatok Tahun 2019. Lufthi berharap Tahun 2020 ada perrtumbuhan yang cukup signifikan  seiring semakin bertumbuhnya industry logistik di tanah air.

 

 

Share.

About Author

Leave A Reply