Debut di Mining Expo 2019, Intraco Penta Wahana Launching Giant Tire Techking

Debut di Mining Expo 2019, Intraco Penta Wahana Launching Giant Tire Techking

PT Intraco Penta Wahana atau biasa dikenal IPW penyedia solusi tire, undercarriage dan filter meluncurkan giant Tirenya, Ban OTR tipe 2700 R49 dan 3300 R51 untuk dump truk kelas 100 ton dan 200 ton, sebagai wujud support berkelanjutan IPW dari sisi cost benefit ratio dan produktifitas kepada customer di tanah air.

Pada event Mining Expo 2019 yang diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran .(18-21 September 2019) lalu, IPW menampilkan ban generasi teranyar hasil improvement R&Dnya, giant tire yang didesign untuk meningkatkan produktifitas, dengan total cost owernship dan cost benefit ratio yang paling diharapkan customer.

Ditemui di sela-sela acara pameran, Agus Faizin, General Manager Customer Support Team PT Intraco Penta Wahana (IPW) mengakui bahwa Mining Expo 2019 merupakan moment emas bagi IPW karena pada moment ini IPW bisa melaunching dan memperkenalkan pertama kali ban giant tirenya ke customer ditanah air.

“Jadi ini launching pertama. Awal Tahun kita test ombak, kita mampu supply. Tahun ini kita ingin menunjukkan di moment tepat seperti ini, di Mining Expo bahwa barang sudah ready. Dan container pertama sudah masuk di awal September kemarin. Dan kita yakin itu akan booming,”ujarnya.

Selanjutnya Agus menjelaskan bahwa kalau saat ini ban OTR Techking sementara trial di tiga customer. So far dari trial itu sudah lewat dari masa kritisnya. Dan sampai sejauh ini hasilnya masih baik-baik saja. Kita optimis bisa mewarnai pasar ban giant di Indonesia. Supply pertama kali di bulan November 2019,lanjut Agus.

Menurutnya, ketika satu perusahaan ban sudah mulai masuk di segmen giant tire, itu artinya perusahaan itu tidak main-main dari sisi R & Dnya. Karena memang ban ini dirancang untuk dipakai oleh customer untuk berproduksi. Kalau setengah-setengah untuk mendesign ban ini ujungnya malah merugikan merek itu sendiri.

Memang menurut pria yang sudah puluhan tahun bergelut di bisnis after market ini, agak naïf di saat situasi tambang lagi kurang bagus seperti sekarang malah bicara optimis. Tetapi bukan tanpa alasan Agus optimis dengan masuknya IPW ke segmen giant tire ini. IPW melihat animo customer yang berkunjung di acara Mining Expo Tahun ini sangat tinggi.

Customer-customer itu bercerita betapa sulitnya saat ini tetapi mereka masih punya strategi-strategi yang disiapkan untuk menghadapi krisis atau situasi yang kurang menguntungkan saat ini. Jadi intinya, lanjutnya lagi, kita siap untuk mensupport mereka tentunya dengan cost yang efektif dan produktifitas yang sesuai dengan cost yang mereka keluarkan.

Dengan ikut event ini, lanjutnya lagi, IPW ingin tunjukkan bahwa ban Techking itu komit. Makanya kita ikut dalam event Mining Expo 2019 ini. Bahwa kita memang exist dan bukan hanya sekedar merek standar. Itu yang ingin kita tunjukkan ke pelanggan. Dan syukur animo customer kita luar biasa sekali. Semua undangan yang kita sebarkan mayoritas datang. Dan pemain-pemain besar juga datang,”tandasnya dengan penuh semangat.

Menariknya, di tengah situasi pertambangan yang lagi tidak bergairah seperti sekarang semua customer baik customer lama maupun customer baru, baik pemain kecil maupun pemain besar di mining sama-sama memberikan apresiasi dan mengakui bahwa memang pada akhirnya akan kembali ke cost benefit ratio. Dan saatnya IPW pilih masuk ke kelas yang secara cost dan benefit ratio bisa memenuhi espektasi customer.

Selain IPW ingin tunjukkan kalau IPW exist, IPW sendiri juga berkomitmen untuk terus bertumbuh. “Salah satu agenda kita kali ini adalah dengan membawa giant tire. Jadi kita mulai masuk ke segmen tire di ukuran 2700 R49 dan 3300 R51. Kelas 100 ton-200 ton dump truk,”jelasnya.

Makanya IPW confidence dengan ban giant Techking ini. Dan bahwa sudah tepat waktunya ban Techking untuk masuk ke segmen yang lebih tinggi saat ini yakni segmen giant tire.

Ban OTR Techking yang sudah ada di warehouse IPW sekarang mayoritas untuk diaplikasikan di sektor tambang. Karena kelas-kelas yang ada seekarang ini memang mayoritas dipakai di tambang-tambang batu bara, meski ada juga beberapa di semen.

indotire

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *