Bidik Segmen Tambang, Trelleborg Indonesia Mulai Pasarkan Ban OTR Earthmover Radial Series

Bidik Segmen Tambang, Trelleborg Indonesia Mulai Pasarkan Ban OTR Earthmover Radial Series
Solihin Achmad, Interfit Business Development Manager PT Trelleborg Indonesia

Trelleborg Indonesia mulai pasarkan ban radial earthmover (EMR) series untuk segmen mining. EMR Trelleborg bisa self cleaning. Premium compound, life timenya hampir sama dengan Michellin. EMR 1030 sudah dipakai sebagai OEMnya Volvo. Ban tipe 29,5R25 untuk Volvo tipe AH 45 G. Harga jauh lebih kompetitif.

INTERMAT, pameran Internasional untuk industri konstruksi dan infrastruktur yang diselenggarakan pada tanggal 23-28 april 2018 lalu di Paris Nord Villepinte, Prancis, menjadi salah satu moment bersejarah bagi Trelleborg, khususnya divisi Wheel System karena pada event International tahunan ini untuk pertama kalinya Trelleborg perkenalkan ban radial teranyarnya, EMR Series, untuk sasar segmen konstruksi dan mining.

Mengutip Paolo Pompei, Presiden Trelleborg Wheel Systems dalam satu kesempatan yang mengatakan bahwa pengenalan range EMR baru ini merupakan tonggak penting bagi Trelleborg dalam industri ban konstruksi.
Karenanya, Trelleborg berharap agar di semua segmen ban tempat di mana Trelleborg beroperasi, ban Trelleborg tetap menjadi pilihan utama pelanggan dan bisa memberikan solusi yang mampu mempercepat kinerja pelanggan secara berkelanjutan.

Trelleborg Indonesia sebagai bagian dari Trelleborg dunia tentu berharap agar ban OTR EMR Series Trelleborg ini juga menjadi pilihan utama pelanggan di tanah air di saat konstruksi dan mining lagi moncer-moncernya. Pasar konstruksi dan mining yang lagi menanjak di era pemerintahan Jokowi-JK ini menjadi salah satu alasan utama Trelleborg Indonesia bermain di segmen OTR ini dengan memasukan EMR Series Trelleborg di awal tahun 2019 ini.

Hal ini diungkapkan Solihin Achmad, Interfit Business Development Manager PT Trelleborg Indonesia saat berbincang-bincang dengan Tyre Indonesia Magazine beberapa waktu lalu di Jakarta.

Selanjutnya Solihin, demikian ia biasa disapa menjelaskan, alasan utama kenapa Trelleborg Indonesia ingin memasarkan ban OTR EMR Series pada awal tahun 2019,pertama-tama karena Trelleborg Indonesia sendiri belum pernah menyentuh segmen OTR radial. Meskipun sebelumnya sudah menyentuh segmen itu di ban solid brawler untuk pasar underground mining dan alat-alat supportnya seperti wheel loader, tetapi bukan yang long hauling. Makanya supplynya juga sangat masih terbatas ke segmen ini.

Sekarang, dengan mulai mendatangkan ban OTR EMR Series ini, Trelleborg Indonesia mulai masuk ke pasar OTR, yang memang sudah banyak yang bermain di sana. Sebut saja, The Big Three, Bridegestone, Michellin dan Goodyear yang sudah menguasai pasar ban OTR di tanah air. Sisanya, sekitar 10 persen diisi oleh brand-brand lain.

Menurut Solihin, Trelleborg Indonesia ambil keputusan untuk masuk dalam bisnis ban OTR bukan satu keputusan yang datang tiba-tiba, tetapi setelah melalui satu studi dan kajian pasar ban OTR yang cukup panjang. Trelleborg terlebih dahulu mempelajari dan observasi kondisi pasar untuk OTR mining dan konstruksi di tanah air sampai pada akhirnya tergerak dan terpanggil untuk bermain di segmen pasar ini.

“Jadi kenapa kita masukan ban EMR Series ini ke tanah air, karena kita lihat mining sudah mulai membaik. Kami yakin di gold mining bisa up. Pasar-pasar itu yang kita harapkan. Kita juga encage dengan yang sudah deal, yang sudah main di pasar itu. Jadi kita masuknya dari dealer yang sudah ada, bisa juga nanti dengan dealer yang baru,”jelasnya.

Untuk tahap awal ini, Trelleborg akan mendatangkan beberapa tipe ban radial EMR Series Trelleborg, yakni tipe E2, E3,E4 dan E5. Tipe-tipe ini sebenarnya sama saja dengan brand lain, tetapi yang membedakan ban OTR radial Trelleborg ini dengan branded lain adalah ada plusnya, E 42, E1042.

“Kita buat threat patternnya yang lebih dibutuhkan pasar. Makanya namanya 1042. Mungkin itu nanti yang bakal kita push ke pasar. Rangenya itu. Kalau yang lain, kurang lebih hampir sama dengan yang lain. Terus ada juga yang 1045,”ujarnya.

Ban radial OTR EMR ini memang dirancang dengan pattern yang baru sesuai dengan kebutuhan pasar. Dan untuk tipe 1042 belum ada di merek lain. Fitur-fiturnya yang terutama adalah life timenya, karena memang di mining yang menjadi pertimbangan utama adalah CPHnya, ada reinforce carcass, dan side wall. Side wall ini merupakan hasil perkembangan terbaru dari Trelleborg, karena pada dasarnya side wall radial tidak terlalu baik. “EMR Series ini merupakan hasil reinforce sehingga side wallnya bisa kuat, sehingga driving comfort. Selain itu multy surface,”jelasnya.

Hal inilah yang membedakannya dengan konsepnya E4, di mana thread patternya lebih dalam dan lebih lebar. Dan yang paling penting ban ini bisa self cleaning. Customer tidak perlu kwatir kalau ada yang nyangkut di ban, ban bisa membersihkan sendiri semua kotoran yang ada di threadnya. Karena di dalamnya ada garis-garis untuk self cleaning. Dan ini sama konsepnya dengan ban agri,”jelasnya.

Compound Earthmover EMR Series ini juga masuk kategori premium compound. Karetnya, karet pilihan. Ban EMR ini juga sudah diuji kualitasnya oleh Trelleborg dengan melakukan uji coba secara random dengan Michellin. Hasilnya cukup mengagumkan. Posisi untuk life timenya hampir sama. Dan bahkan bisa dikatakan untuk life timenya, 99 persen sejajar dengan Michelline. Tapi dari sisi price, EMR Series 10-15 persen lebih murah dari Michelline. Dan itu yang menjadi tools Trelleborg ke lapangan, jelas Solihin.

Ban-ban OTR EMR Series tipe 1042 dan 1030 rencananya difokuskna untuk ADT, sementara untuk yang tipe 1045 diaplikasikan untuk rigid dump truck. Sisanya ke alat-alat support seperti wheel loader. Dan bahkan untuk yang EMR 1030 sudah dipakai di OEMnya Volvo. “Jadi ban tipe 29,5R25 untuk Volvo tipe AH 45 G. Jadi ADT Volvo yang tipe ini pasti menggunakan ban Trelleborg 1030 yang tipe 29,5R25,”jelasnya.

Hal ini menurut Solihin satu langkah maju, karena Volvo dengan tipe ini yang datang ke Indonesia pasti menggunakan ban EMR Series Trelleborg. Sehingga Trelleborg Indonesia tidak mulai dari nol. Dan kita masuknya juga tepat OEMnya dengan Volvo,tambahnya lagi.
Perlu diketahui bahwa EMR Series Terlleborg ini merupakan hasil pengembangan dari ban OTR Mitas yang sudah lama beredar di pasar. Setelah akuisisi Mitas secara holding Tahun 2016. Tahun 2017 Trelleborg mulai coba menguasai produknya Mitas, dan mulai mengembangkan ban OTRnya Mitas. Jadi ban EMR ini awalnya dari Mitas Radial yang diproduksi di Republik Ceko.

Pada Tahun yang sama, Tahun 2017, Trelleborg mulai on sale Mitas Radial. Hasilnya ternyata memuaskan di pasar Asia. Dan Trelleborg Indonesia sendiri baru on sale juga pada tahun 2017 dengan beberapa agen Trelleborg yang sudah ada, hasilnya sama memuaskan.
Melihat pasar ban radial Mitas yang memuaskan, R&D Trelleborg terdorong untuk mengupgrade Mitas radial OTR itu menjadi Trelleborg Earthmover Radial pada Tahun 2017. “Jadi dimuhktahirkan produk Mitas ini setelah direbranding jadi Trelleborg EMR. Dimutakhirkan dari sisi teknologinya dengan teknologi Trelleborg walaupun itu dipabrik Mitas yang sudah dibeli Trellborg. Semua SDM juga SDM Mitas, tetapi ada pemutahiran dari sisi Teknologi dari Trelleborg,”jelasnya.

Dengan selesainya proses pemutahiran dengan teknologi yang dimiliki Trelleborg, Trelleborg mulai masuk di kelas Premium, karena Mitas belum masuk ke kelas Premium, masih di kelas Tier 2, tapi tier 2 top.
Sekarang Trelleborg masuk di kelas premium dengan design yang lebih fresh, lebih sesuai dengan kebutuhan di pasar. Dan dilaunching Tahun 2018. Untuk kawasan Asia, termasuk Indonesia on sale pada tahun 2019. Proses PI semua selesai akhir 2018, sehingga awal tahun 2019 sudah mulai masukan barangnya. Dan sudah ada beberapa dealer yang mau diajak kerja sama untuk mulai on sale di awal tahun 2019, jelas Solihin.

indotire

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *