Keunggulan Ban Elastomeric Plus

0
Ban Putih Elastomeric Plus

Ban Putih Elastomeric Plus

Jika beberapa Tahun lalu breakdown karena pergantian ban merupakan salah satu hal yang lumrah, karena memang sudah saatnya harus berhenti beroperasi karena ingin mengganti ban, tapi di saat sekarang breakdown karena ingin mengganti ban bukan menjadi masalah lagi. Karena produsen ban sudah berhasil menciptakan ban solid, ban yang diyakini bisa meminimalisir breakdown.

Salah satu ban solid premium yang sudah ada di tanah air adalah ban solid elastomeric plus yang diageni PT DSL Indonesia. Product Manager PT DSL Indonesia, Setianto Dwi R menjelaskan beberapa keunggulan ban elastomeric plus ini kepada Indonesia Tire Magazine beberapa waktu lalu. Menurut Dwi, keunggulan pertama ban asal Sri Lanka ini adalah ban solid elastomeric plus ini adalah ban solid premium, yang biasa digunakan untuk forklift yang tiga sift, seperti untuk food and beverage, perusahaan-perusahaan logisitik.
“Kalau forklift di segmen-segmen ini dihandle oleh ban-ban lokal, ban-ban standar tidak akan bisa bertahan lama. paling lambat sebulan sudah pecah. Itu segmennya elastomeric plus,”jelasnya.

Kalau dilihat dari sisi struktur bannya, thread ban elastomeric plus ini memiliki abrasi rendah dan tapak yang keras. Ban ini diformulasikan khusus untuk bisa tampil di medan yang kasar. Ia memiliki daya regang dan menghancurkan yang tinggi. Formula khusus dirancang, untuk membersihkan serpihan dan bongkahan.
Begitu juga dengan bantal bannya yang dirancang untuk keseimbangan sempurna. Ketahanan dan kekerasan bagian ban ini memastikan rolling resistance rendah dan penumpukan panas. Robekan dinding samping dicegah dengan enkapsulasi total senyawa tapak karet alam khusus.

Sementara base compoundnya juga sangat keras dan diperkuat oleh serat panjang stapel yang sesuai. Kekerasan dicapai oleh penggunaan resin fenolik khusus yang non termoplastik sehingga menghilangkan pelunakan selama layanan. Manik-manik baja yang digunakan adalah jenis yang digunakan untuk ban truk, yang memberikan kekuatan sementara tetap fleksibel dan dirancang khusus untuk mencegah ban berputar pada pelek.

Keunggulan kedua, dari sisi life timenya. Menurut Dwi life time ban elastomeric plus ini panjang. Customer yang menggunakan ban elastomeric plus akan mendapat layanan pengecekan unit gratis.
“Jadi ada analisa forklift setelah ban dipasang. Setelah ditest pasti ada rekomendasi dari tim DSL, apa saja yang perlu diganti, atau forkliftnya tidak ada masalah. Jadi ada free pengecekan. Padahal biasanya biaya pengecekan forklift sekitar 2 juta. Tapi kalau customer membeli ban elastomeric, customer tidak perlu keluarkan biaya tambahan untuk pengecekan forklift. Karena ongkosnya sudah tercover semua,”jelasnya.

Keunggulan ketiga dari ban ini adalah dari strukturnya. Ban elastomeric plus ini ikut tipe Eropah dimana struktur bannya ada tiga lapis, ada lapis 1,2 dan 3. Sementara tipe Amerika dan tipe Jepang strukturnya ada dua lapis. Lapis pertama dan lapis kedua.
“Kelebihan dari elastomeric plus ini adalah tiga lapis. Jadi ada lapis 1,lapis ke-2 dan lapis ke-3. Lapis kedua khusus berfungsi sebagai pelepas panas. Ini khusus kalau forkliftnya bekerja kontinyu selama 24 jam, karena ada pelepas panasnya maka bannya tidak akan bermasalah. Beda dengan ban dua lapis tidak ada pelepas panasnya. Kalau ban dua lapis bekerja secara kontinyu, bannya pasti bermasalah, pasti separate. Antara lapisan 1 dan ke-2 pasti terpisah. Copot,”ujarnya lagi.

Sementara kelebihan dari ban solid force adalah combine. Ban force ini pngembangan baru, dimana bannya berkualitas bagus tapi dengan harga yang murah. Ban force ini bukan 2 lapis, bukan juga 3 lapis, tetapi 2,5 lapis.
Karena ada penambahan setengah lapisan kedua di tengah, maka life timenya dibandingkan dengan ban standar yang lain pasti lebih bagus. Jadi kelebihan dari Force ini adalah lapisannya 2,5,ujarnya.

Kalau dari tingkat kekerasan, lapisan ke-3 yang nempel dengan velk itu lapisan yang paling keras nomor 1. lapisan 1 nomor 2 dari tingakat kekerasannya. Lapisan 2 yang paling lembut. Jadi kalau diurutan dari tingkat kekerasanya 3,1,2.
Terkait dengan kualitas ban, customer tidak perlu ragu lagi dengan ban elastomeric plus ini, karena sebelum menjual atau melempar satu produk ke pasar, PT DSL Indonesia selalu mengadakan test, uji kualitas ban solid ini dengan cara dipakai di forklift yang diageni PT DSL Indonesia.

“Kita punya forklift, kita punya divisi rental, jadi kita test dulu, kita pasang di forklift kita. Kuat sampai habis, kalau sampai habis, kuatnya berapa lama. kalau gagal, DSL tidak akan lempar ke pasar. Jadi untuk uji kualitas kita pasang dan coba dulu di forklift kita. Kalau secara kuality bagus, baru DSL lempar ke pasar,jelasnya”.

Range solid tire yang ready stok di PT DSL Indonesia sekarang ini untuk forklift kelas 1-10 ton. Sementara yang di atas 10 ton tidak ada, tapi harus indent. Karena jarang customer yang mau menggunakan ban solid untuk forkliftnya yang kapasitas di atas 10 ton. Karena pemakaiannya tidak terlalu tinggi, sehari paling 2 jam, ban angin sudah cukup untuk itu. Sementara forklift yang kecil-kecil mobilitasnya tinggi, kalau pakai ban angin kurang efektif.

Dari berbagai kapasitas yang ada, yang paling banyak digunakan customer di tanah air adalah yang kelas 2,5-3 ton. Saat ini market 2,5-3 ton itu sampai 70 persen. Diesel sama elektrik komposisinya sama. 70:30. Elektrik dari tahun ke tahun makin naik karena syarat ISO. Kalau ISO untuk food and the beverage diwajibkan pakai forklift non diesel entah elpiji atau elektrik.

Saat ini PT DSL Indonesia memasarkan dua jenis ban, yakni ban warna hitam dan putih. Dari sisi warna ban, posisinya sekarang 20 : 80. 20 persen yang pakai ban putih, sementara 80 persen pakai ban hitam. Tetapi makin tahun pemakaian ban putih juga semakin tinggi, makin mengimbangi penggunaan ban hitam, karena syarat ISO, yakni soal kebersihan.
Kalau pakai ban hitam, pasti ada bekas hitam di lantainya. Dan untuk membersihkan itu sangat susah. Mau tidak mau harus pakai ban yang non marking atau ban putih. Non marking ada tiga modelnya, ada putih, hijau atau coklat.
Karena elastomeric ini standar Eropah, warnaya cuma ada yang putih. Kalau putih itu standar Eropah, Hijau Jepang, Coklat Amerika. Meskipun fungsinya sama, cuma warnanya saja yang berbeda.

Ketika ditanya prospek pasar untuk Force, menurut Dwi prospek pasarnya ke depan cukup bagus. Indikatornya adalah dengan berhasil dibangunnya pabrik ban solid lokal khusus untuk industrial. Logikanya, orang bangun pabrik ban solid lokal karena ada market yang menjanjikan di sana. Pasti ada market besar di sana. Jadi itu salah satu indikatornya. Selain itu neraca perdagangan juga semakin bagus, tegasnya.

Komposisi marketnya, untuk kelas premium di Indonesia sekitar 20 persen, medium marketnya sekitar 40-60 persen. Sisanya 10-15 persen untuk di pergudangan yang kadang-kadang dipakai atau belum tentu juga dipakai.
Segmen pasar potensial yang mau disasar ban solid ini adalah industry makanan, minuman, logistic dan otomotif. Khusus untuk ban solid Elastomeric plus yang disasar adalah industry hulunya, utamanya. Sementara ban solid force mengambil industry back upnya.
Contohnya DSL supply ke Toyota atau Daihatsu pasti yang ditawarkan adalah elastomeric plus, karena pemakaiannya tinggi. Tapi kalau industry back upnya Toyota atau ADMnya maka ban solid force yang ditawarkan.
Untuk mendongkrak pasar, PT DSL Indonesia menggunakan beberapa strategi pemasaran. Diantaranya dengan mengikuti event atau pameran. Kalau event yang besar biasanya diikuti setahun sekali. Ada juga program per tiga bulan sekali, ada road show atau customer gathering. Ada juga kegiatan kecil-kecil yang dilakukan atas inisiatif para sales yang diadakan di mall atau kawasan.
“Strategi ke depannya, selain ada marketing support seperti mengikuti event-event, pameran, undang customer, juga ada penambahan dari sisi SDM,”ujarnya.

PT DSL juga beri garansi ke customer yang menggunakan ban solid merek elastomeric plus atau force. Garansinya selama setahun atau sampai garis batas, yang mana sampai lebih dulu.
Garanasi seperti ini, menurut Dwi sebenarnya berlaku umum di semua brand juga, tetapi kelebihan DSL adalah pemasangan dan pengecekan gratis forklift. Karena basic dari DSL adalah forklift maka DSL kasih nilai lebih ke customer berupa pemasangan ban dan pengecekan gratis forklift.

Untuk mensupport semua program itu, DSL siapkan teknisi, baik untuk pasang ban maupun untuk basic maintainance forklift. Meskipun nanti waktu actionnya pasti dikasih yang lebih senior.

Share.

About Author

Leave A Reply